Gaji Karyawan

Gaji BPD Desa 2026 dari Ketua, Wakil, Sekretaris hingga Staf

Lukman Brata Diterbitkan 23:19 8 menit membaca
Gaji BPD Desa 2026 dari Ketua, Wakil, Sekretaris hingga Staf
Ukuran Teks:

Gaji BPD Desa menjadi salah satu informasi yang paling banyak dicari oleh masyarakat, terutama setelah berbagai daerah menetapkan besaran hak keuangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melalui peraturan daerah maupun peraturan bupati. Banyak yang ingin mengetahui apakah anggota BPD menerima gaji tetap seperti perangkat desa atau hanya memperoleh tunjangan.

Secara aturan, anggota BPD tidak menerima penghasilan tetap (Siltap) sebagaimana Kepala Desa dan perangkat desa. Sebagai gantinya, BPD memperoleh tunjangan kedudukan, tunjangan pelaksanaan tugas dan fungsi, serta biaya operasional yang besarannya disesuaikan dengan kemampuan keuangan desa dan diatur oleh pemerintah daerah.

Dalam artikel ini, kamu akan menemukan penjelasan lengkap mengenai besaran tunjangan BPD Desa, hak keuangan berdasarkan jabatan, sumber pembayaran, jadwal pencairan, hingga tugas BPD sesuai ketentuan terbaru.

Berapa Gaji BPD Desa?

Jawaban singkatnya, tidak ada gaji pokok nasional untuk anggota BPD.

Hak keuangan BPD diberikan dalam bentuk tunjangan yang besarannya berbeda di setiap kabupaten atau kota karena ditetapkan melalui Peraturan Bupati atau Peraturan Wali Kota sesuai kemampuan APB Desa.

Artinya, anggota BPD di Kabupaten Bekasi, Jawa Tengah, Jawa Barat, maupun daerah lain dapat menerima nominal yang berbeda.

Contoh Besaran Tunjangan BPD

Sebagai contoh, Peraturan Bupati Sumedang Tahun 2025 menetapkan besaran tunjangan kedudukan sebagai berikut:

JabatanBesaran Tunjangan
Ketua BPDMinimal Rp750.000 per bulan
Wakil Ketua BPD80% dari tunjangan Ketua
Sekretaris BPD80% dari tunjangan Ketua
Ketua Bidang / Anggota70% dari tunjangan Ketua
Staf Administrasi BPDMaksimal Rp400.000 per bulan

Perlu dipahami bahwa nominal tersebut hanya contoh dari salah satu daerah. Kabupaten atau kota lain dapat menetapkan angka yang berbeda melalui peraturan masing-masing.

Mengapa Besarannya Berbeda?

Besarnya tunjangan BPD dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

  • kemampuan keuangan desa;
  • kebijakan pemerintah daerah;
  • Peraturan Bupati atau Peraturan Wali Kota;
  • Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Karena itu, tidak ada satu nominal yang berlaku untuk seluruh Indonesia.

Dari Mana Gaji BPD Desa Berasal?

Pertanyaan “dari mana gaji BPD Desa berasal?” menjadi salah satu keyword dengan volume pencarian tinggi.

Sumber pembayaran hak keuangan BPD berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Dalam PP Nomor 16 Tahun 2026 disebutkan bahwa belanja desa dapat digunakan untuk membiayai tunjangan pelaksanaan tugas dan fungsi, tunjangan lain, tunjangan purnatugas, jaminan sosial, serta operasional pimpinan dan anggota BPD sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, pembayaran tunjangan BPD tidak berasal langsung dari APBN kepada masing-masing anggota, melainkan dianggarkan melalui APBDes sesuai mekanisme keuangan desa.

Gaji Ketua BPD Desa

Ketua BPD merupakan pimpinan Badan Permusyawaratan Desa yang memiliki tugas mengoordinasikan seluruh kegiatan BPD, memimpin rapat, serta menjadi penghubung antara BPD dan pemerintah desa.

Karena memiliki tanggung jawab yang lebih besar, ketua BPD menerima tunjangan kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan anggota.

Besaran tunjangan ketua berbeda di setiap daerah. Sebagai contoh di Kabupaten Sumedang, tunjangan ketua BPD ditetapkan paling sedikit Rp750.000 per bulan, sedangkan daerah lain mengikuti peraturan masing-masing.

Gaji Wakil Ketua dan Sekretaris BPD Desa

Wakil Ketua dan Sekretaris BPD membantu Ketua dalam menjalankan fungsi organisasi serta administrasi kelembagaan.

Di beberapa daerah, besaran tunjangannya dihitung berdasarkan persentase dari tunjangan Ketua BPD.

Sebagai contoh:

  • Wakil Ketua memperoleh 80% dari tunjangan Ketua.
  • Sekretaris memperoleh 80% dari tunjangan Ketua.

Persentase tersebut mengikuti ketentuan pemerintah daerah yang berlaku.

Gaji Anggota BPD Desa

Selain Ketua, Badan Permusyawaratan Desa juga terdiri atas anggota yang memiliki hak dan kewajiban dalam menjalankan fungsi pemerintahan desa. Banyak masyarakat mencari informasi mengenai gaji anggota BPD Desa 2026, padahal secara regulasi yang diterima adalah tunjangan, bukan penghasilan tetap (Siltap).

Besaran tunjangan anggota BPD berbeda di setiap daerah karena mengikuti kemampuan keuangan desa dan ketentuan pemerintah kabupaten atau kota.

Sebagai contoh, beberapa daerah menetapkan bahwa anggota BPD memperoleh sekitar 70% dari tunjangan Ketua BPD. Namun, persentase maupun nominal tersebut dapat berbeda tergantung peraturan yang berlaku di masing-masing wilayah.

Tugas Anggota BPD

Anggota BPD memiliki beberapa tugas penting, di antaranya:

  • membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa;
  • menampung aspirasi masyarakat;
  • mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa;
  • menyelenggarakan musyawarah desa;
  • menyampaikan usulan dan rekomendasi kepada pemerintah desa.

Karena memiliki fungsi pengawasan dan representasi masyarakat, anggota BPD memperoleh hak keuangan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Gaji Staf BPD Desa

Keyword gaji staf BPD Desa juga cukup banyak dicari.

Perlu dipahami bahwa staf administrasi BPD bukan jabatan yang diwajibkan secara nasional. Keberadaannya bergantung pada kebutuhan organisasi dan kebijakan pemerintah daerah.

Apabila pemerintah daerah mengatur adanya tenaga administrasi untuk membantu kegiatan BPD, honorarium atau insentifnya biasanya bersumber dari APB Desa dan besarannya ditetapkan melalui Peraturan Bupati/Wali Kota atau kebijakan desa sesuai kemampuan anggaran.

Di beberapa daerah, honorarium staf administrasi berkisar hingga Rp400.000 per bulan, namun angka tersebut bukan standar nasional dan dapat berbeda di setiap kabupaten atau kota.

Gaji BPD Desa Jawa Barat

Banyak pencarian berasal dari wilayah Jawa Barat karena setiap kabupaten memiliki kebijakan yang berbeda.

Tidak ada satu nominal yang berlaku untuk seluruh desa di Jawa Barat. Kabupaten seperti Bekasi, Bogor, Garut, Sumedang, Cirebon, Tasikmalaya, atau Subang dapat menetapkan besaran tunjangan yang berbeda melalui Peraturan Bupati.

Oleh karena itu, jika kamu mencari gaji BPD Desa Jawa Barat, sebaiknya mengacu pada Peraturan Bupati di kabupaten tempat desa tersebut berada.

Gaji BPD Desa Jawa Tengah

Hal yang sama juga berlaku di Jawa Tengah.

Besaran tunjangan BPD di Kabupaten Kendal, Banyumas, Cilacap, Boyolali, Klaten, Grobogan, atau daerah lainnya tidak selalu sama.

Pemerintah kabupaten menetapkan besaran tunjangan berdasarkan kemampuan APB Desa dan kebijakan daerah. Beberapa daerah juga memberikan tambahan tunjangan kinerja apabila terdapat penambahan beban kerja.

Gaji BPD Desa Kabupaten Bekasi

Keyword gaji BPD Desa Kabupaten Bekasi menjadi salah satu pencarian yang cukup tinggi.

Sampai saat artikel ini ditulis, besaran hak keuangan BPD Kabupaten Bekasi mengikuti ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui regulasi daerah yang berlaku.

Karena peraturan dapat berubah dari waktu ke waktu, masyarakat disarankan mengacu pada Peraturan Bupati Bekasi terbaru atau menghubungi pemerintah desa setempat untuk memperoleh informasi nominal yang paling mutakhir.

Sistem Pembayaran Gaji BPD Desa

Walaupun masyarakat sering menggunakan istilah gaji BPD Desa, sistem pembayarannya berbeda dengan pegawai pemerintah maupun ASN.

Hak keuangan BPD dibayarkan melalui mekanisme APB Desa sesuai perencanaan dan penatausahaan keuangan desa.

Komponen hak keuangan BPD dapat meliputi:

  • tunjangan kedudukan;
  • tunjangan pelaksanaan tugas dan fungsi;
  • tunjangan lainnya sesuai ketentuan daerah;
  • biaya operasional BPD;
  • jaminan sosial sesuai ketentuan;
  • tunjangan purnatugas apabila memenuhi persyaratan dalam regulasi terbaru.

Gaji BPD Desa 2026 Kapan Cair?

Pertanyaan “gaji BPD Desa 2026 kapan cair” juga sering muncul di mesin pencari.

Pada praktiknya, tidak ada tanggal pencairan yang berlaku secara nasional.

Jadwal pembayaran hak keuangan BPD mengikuti:

  • APB Desa yang telah ditetapkan;
  • mekanisme pencairan keuangan desa;
  • kebijakan pemerintah desa;
  • ketentuan pemerintah kabupaten atau kota.

Di banyak desa, pembayaran dilakukan setiap bulan. Namun, terdapat pula daerah yang mencairkan tunjangan secara triwulanan atau sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dalam APB Desa.

Faktor yang Memengaruhi Besaran Gaji BPD Desa

Nominal hak keuangan BPD dapat berbeda karena dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:

  • kemampuan keuangan desa;
  • besarnya Alokasi Dana Desa (ADD);
  • Pendapatan Asli Desa (PADes);
  • kebijakan pemerintah daerah;
  • Peraturan Bupati atau Peraturan Wali Kota;
  • keputusan APB Desa.

Semakin baik kondisi keuangan desa, semakin besar peluang pemerintah desa memberikan tunjangan sesuai kemampuan anggaran, tetap dengan mengacu pada ketentuan peraturan yang berlaku.

FAQ Gaji BPD Desa

Berikut beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan mengenai gaji BPD Desa beserta jawabannya.

Berapa gaji BPD Desa 2026?

Secara regulasi, anggota BPD tidak menerima gaji pokok seperti Kepala Desa atau perangkat desa. Hak keuangan BPD diberikan dalam bentuk tunjangan kedudukan, tunjangan pelaksanaan tugas dan fungsi, serta biaya operasional yang besarannya ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai kemampuan keuangan desa.

Berapa gaji Ketua BPD Desa?

Besaran tunjangan Ketua BPD berbeda di setiap kabupaten atau kota. Nominalnya mengikuti Peraturan Bupati atau Peraturan Wali Kota yang berlaku sehingga tidak ada angka yang sama di seluruh Indonesia.

Berapa gaji anggota BPD Desa per bulan?

Anggota BPD menerima tunjangan yang besarannya bergantung pada kebijakan daerah dan kemampuan APB Desa. Di beberapa daerah, tunjangan anggota dihitung berdasarkan persentase dari tunjangan Ketua BPD.

Apakah Wakil Ketua dan Sekretaris BPD menerima tunjangan?

Ya. Wakil Ketua dan Sekretaris BPD memperoleh hak keuangan sesuai ketentuan pemerintah daerah. Besarannya umumnya berbeda dengan Ketua maupun anggota biasa.

Dari mana gaji atau tunjangan BPD Desa berasal?

Hak keuangan BPD bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa) yang telah ditetapkan sesuai mekanisme pengelolaan keuangan desa.

Apakah BPD menerima gaji pokok?

Tidak. Istilah yang digunakan dalam peraturan adalah hak keuangan berupa tunjangan dan biaya operasional, bukan gaji pokok atau penghasilan tetap (Siltap).

Kapan gaji BPD Desa cair?

Tidak ada jadwal nasional yang mengatur tanggal pencairan. Pembayaran mengikuti mekanisme APB Desa dan kebijakan pemerintah desa masing-masing. Ada desa yang membayarkan setiap bulan, sementara daerah lain dapat menggunakan mekanisme berbeda sesuai peraturan.

Apakah gaji BPD Desa sama di seluruh Indonesia?

Tidak. Besaran hak keuangan BPD berbeda karena setiap daerah memiliki kemampuan keuangan dan regulasi yang berbeda.

Apakah BPD mendapatkan BPJS?

Kebijakan mengenai jaminan sosial mengikuti peraturan yang berlaku dan kemampuan keuangan daerah. Beberapa daerah telah mengalokasikan perlindungan sosial bagi anggota BPD sesuai regulasi setempat.

Apa tugas utama BPD Desa?

BPD bertugas membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama Kepala Desa, menampung serta menyalurkan aspirasi masyarakat, dan melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.

Kesimpulan

Gaji BPD Desa merupakan istilah yang umum digunakan masyarakat, meskipun secara aturan anggota Badan Permusyawaratan Desa menerima hak keuangan dalam bentuk tunjangan, bukan gaji pokok seperti perangkat desa.

Besaran tunjangan Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, maupun anggota BPD tidak ditetapkan secara nasional. Nominalnya mengikuti Peraturan Bupati atau Peraturan Wali Kota serta kemampuan keuangan desa yang tercantum dalam APB Desa. Oleh karena itu, tunjangan BPD di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jawa Tengah, maupun daerah lainnya dapat berbeda.

Sebelum mempercayai informasi mengenai nominal tunjangan BPD, pastikan selalu mengacu pada regulasi resmi pemerintah daerah setempat agar memperoleh data yang akurat dan terbaru.

Tinggalkan komentar